http://ppm-manajemen.ac.id/wp-content/themes/ppmCorporate
  • April  2014
    Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
       
      1 2 3 4 5 6
    7 8 9 10 11 12 13
    14 15 16 17 18 19 20
    21 22 23 24 25 26 27
    28 29 30  
  • Talent Fair 2013 – PPM School of Management

    PPM School of Management kembali mengadakan acara Talent Fair 2013 untuk membuka peluang kerja bagi para mahasiswa tingkat akhir dan lulusan S1/s2 dengan melibatkan perusahaan-perusahaan ternama. Acara ini akan diselenggarakan selama 5 (lima) hari dengan rangkaian kegiatan berupa seminar, company presentation, mock-up interview, walk-in interview, dan psikotes.

    (more...)

    Coin Forum – Collaboration and Innovation

    Invitation FREE of CHARGE

    Building Competitiveness - through innovation practice from various industries

    thursday, 5 December 2013 Speaker : Mardi Wu - CEO of PT Nutrifood Indonesia Ir. Erlinda N. Yunus, MM., Ph.D - CIC Coordinator Octa Melia Jalal, SH., MM., - CIC Researcher

    Venue : PPM Manajemen Building Gathering Room 8th floor Jl. Menteng Raya No. 9, Jakarta Pusat

    RSVP :

    Hanum 2300313 ext. 2414

    num@ppm-manajemen.ac.id

    Registration Deadline 4 December 2013 - 10.00 am

    Grand Opening Business Incubator – PPM School of Management

    Kewirausahaan itu bukanlah hal yang diturunkan namun hal yang dapat dipelajari. Ungkapan tersebut menjelaskan bahwa untuk menjadi seorang pengusaha, yang dibutuhkan bukanlah bakat atau keturunan, namun ilmu dan praktek sebagai bekal.

    Café Incubator - PPM Manajemen, Jum’at 07 Maret 2014, Berbekal prinsip itulah PPM School of Management (PPM SoM) mendidik mahasiswanya dalam menjalankan bisnis. Sebut saja Mata Kuliah Entrepreneurship 2 yaitu Business Incubator Activity yang merupakan laboratorium bagi mahasiswa, terbagi dalam beberapa tim mahasiswa akan menjalankan usaha selama 3 bulan. Setiap tim akan dievaluasi kinerja bisnisnya setiap bulan, tim juga akan didampingi  mentor-mentor bisnis yang fungsinya adalah sebagai pemberi masukan dan evaluasi dari praktek bisnis yang dijalani sehingga kinerja bisnisnya semakin lama akan semakin baik.

    “Semua mahasiswa didalam business incubator ini diminta untuk mempraktekan ilmu manajemennya yang telah dipelajari dari semester satu” kata Aries Heru Prasetyo selaku Ketua Program Sarjana PPM SoM. Mahasiswa PPM SoM memang mendapat gemblengan  sedari awal semester satu demi memupuk jiwa entrepreneurship-nya, “semua langsung diajak praktek, jika di tempat lain baru sebatas materi teori di PPM sudah diminta praktek” kata Aries menambahkan.

    Dalam Business Incubator kali ini terdapat 6 usaha yaitu:

    1. Pape Café, singkatan dari Café pagi petang yang menawarkan pilhan menu makanan sehat dan praktis yang dibuka mulai dari pagi hingga petang
    2. Wagiman, singkatan dari Warung Nagih Man!!, yang menyajikan menu nasi kucing dengan harga murah, nuansa anak muda, dengan pilihan menu nasi merah, nasi kucing dan nasi hijau.
    3. Delicicakes, menyajikan menu cakes dan pastry homemade yang dijual online
    4. Relico, menjual apparel bertema “Unspoken Culture” untuk anak muda
    5. Mobius, menjual fashion untuk pria dan wanita dengan konsep unik, multipurpose, dan fashionable.
    6. Kopi Kenthel, menjual Kopi hitam kental khas daerah-daerah di Indonesia.

    Acara Grand Opening yang dibuka oleh Ketua Program Sarjana PPM SoM Aries Heru Prasetyo, juga dimeriahkan oleh dua pembicara dari kalangan pebisnis muda yang sharing dalam format talkshow dengan tema “Innovative Young Entrepreneur”. Yakni : Ali Bagus Antra - founder dan owner Bebek Garang (Segar Merangsang) dan Mahaditra Jakarespati Wiradisuria -  founder dan owner Valadoo Tours and Travel.

    Diharapkan dengan dibukanya Business Incubator  tersebut, para mahasiswa akan belajar menjalankan bisnis, menarik pelajaran dari setiap peristiwa yang dialami sehingga diharapkan akan muncul pengusaha-pengusaha muda yang bermental tangguh dan mampu menjalankan bisnis dengan sustainable dan tangible.

    Sekilas tentang  Usaha yang di buka pada Business Incubator kali ini      

    1.      DeliciCakes

    DeliciCakes bergerak dalam bidang pastry. Produk yang ditawarkan antara lain Nutella Pisang, Jar Cakes, Pie Susu, Rice Crispy dan Cheese Cake. Dengan kisaran harga antara Rp. 3.000 hingga Rp. 40.000, konsumen sudah bisa menikmati produk homemade dengan bahan kualitas tinggi yang merupakan keunggulan dari DeliciCakes, selain itu produk hanya dibuat berdasarkan pre-order sehingga terjamin kesegarannya. Pemasarannya dengan melalui media online dan  juga membuka stand saat Car Free Day sehingga dapat lebih dikenal publik. Menurut mereka salah satu kesuksesan dalam menjalankan bisnis adalah dengan membangun teamwork yang baik sehingga dapat terus berkembang.

     2.      Pape Café

    Pape Cafe merupakan singkatan dari Pagi Petang Café, bergerak dalam bidang kuliner dengan pangsa pasar para mahasiswa serta karyawan dari PPM School of Management. Dengan kisaran harga Rp. 5.000 – Rp. 20.000, konsumen sudah mendapat menu dengan rasa yang enak serta porsi yang besar. Pape Café selama ini banyak memetik pelajaran dari teori yang telah diajarkan dalam perkuliahan, terutama konsep manajemen operasi karena butuh kemapuan tersendiri untuk membagi waktu antara kuliah dengan menjalankan bisnis. Harapan mereka ke depan adalah dapat melakukan layanan delivery dan memenuhi kuota pemesanan.

     3.      Mobius

    Mobius diciptakakan oleh sebuah tim yang bernama ETW (Easy to Wear). Mobius bergerak dalam lini fashion yang memproduksi kemeja untuk laki-laki maupun perempuan. Kemeja yang diproduksi bersifat tematik dan dipasarkan melalui sistem online dan social media. Kisaran harga yang ditawarkan antara Rp. 100.000 hingga Rp. 150.000. Selain itu juga menerapkan konsep brand endorsement agar produknya dapat lebih dikenal masyarakat.

     4.      Wagiman

    Wagiman bergerak dibidang kuliner yang mengedepankan rasa serta penggunaan bahan yang natural. Tujuannya adalah bagaimana agar konsumen mendapatkan makanan dengan rasa yang enak, cepat, dan murah. Dengan kisaran harga Rp. 10.000- Rp. 12.000, konsumen sudah dapat menikmati menu nasi yang dibuat berwarna dengan pewarna alami serta berbagai lauk seperti telur dadar, orek tempe, bakwan, tempe mendoan, tahu, perkedel, dan lain-lain. Juga mengadakan mini games berhadiah makan gratis yang tentu saja menarik konsumen sesuai dengan target pasar mereka yaitu mahasiswa dengan low budget.

     5.       Relico

    Bergerak dalam lini fashion dan mengusung tag line “We Take You Around the World with Style” Relico menjual kaos dengan desain yang eksklusif serta dengan harga yang terjangkau mulai dari Rp. 125.000. Desain yang dihadirkan pada debut pertama mereka adalah middle-east. Menangkap kebutuhan pasar yang antusias akan desain t-shirt berkualitas, maka Relico menciptakan t-shirt dengan desain eksklusif dan detail serta bahan yang berkualitas tinggi. RIF/03/14


    Wokshop Jurnalistik

    Berlatar belakang apapun kita bisa jadi bagian dari Jurnalistik

    Opini publik harus mulai dibentuk dengan cara mengubah pola pikir mahasiswa, mereka harus mulai dibiasakan mendapat informasi positif lewat opini di media. Kalimat itu terlontar dari Aries Heru Prasetyo Ketua Program Studi SMB PPM SoM saat membuka Workshop Jurnalistik hasil kolaborasi Jawa Pos, PPM School of Management (PPM SoM) dan Proton Kamis (13/02/14).

    Pelatihan jurnalistik semacam ini dirasa perlu diadakan untuk menambah kecapakan dalam berkomunikasi kepada khalayak. Ilmu Jurnalistik tidak melulu ditujukan bagi orang yang bergelut ataupun berlatar belakang pendidikan komunikasi, karena tidak bisa kita pungkiri bahwa media-lah dewasa ini yang menggiring opini publik, jadi sudah seharusnya menanamkan jiwa citizen journalism disegala lini untuk dapat menangkap informasi terkini lalu diteruskan dengan merencanakan langkah apa yang  akan diambil berdasar info yang didapat.

    Workshop yang bertajuk Proton Experience Goes To Campus ini juga mengajak para pesertanya untuk test drive produk Proton, ada juga lomba menulis dan lomba fotografi dengan grand prize satu unit mobil Proton bagi pemenang. RIF/02/14


    PPM Booktalk : Great Spirit Grand Strategy

    Menteng, 19 Desember 2013 PPM Manajemen kembali menggelar BookTalk atau biasa dikenal PPM BookTalk. Kali ini merupakan juga acara pamungkas di PPM Manajemen sebagai penutup tahun 2013. Dengan menggandeng Telkom, PPM Manajemen melalui PPM Booktalknya ingin berbagi wawasan, diskusi dengan mengangkat topik Strategi Pamungkas Pemimpin Paripurna sesuai dengan isi buku Great Spirit Grand Strategy karangan Arief Yahya Direktur Utama Telkom.

    Topik ini akan menyajikan gambaran mengenai sebuah pemikiran bahwa sukses berkesinambungan sebuah organisasi terwujud karena adanya keseimbangan antara Spirit dan Strategi. Keseimbangan tersebut dimungkinkan oleh adanya peran sentral dari para pemimpin paripurna yang memiliki kemampuan olah Ruh, olah Rasa, olah Rasio, olah Raga (4R) dan olah Karsa yang solid dan seimbang.

    Hadir di Ruang Gathering  gedung PPM Manajemen dimana BookTalk ini berlangsung  sebagai pembicara langsung  Arief Yahya selaku pengarang didampingi Andi Ilham Said-Direktur Utama PPM Manajemen sebagai moderator, serta Yuswohady selaku editor buku Great Spirit Grand Strategy. PPM BookTalk kali ini juga diramaikan oleh hadirnya para corporate customer telkom, karyawan telkom, praktisi, konsultan, media serta mahasiswa yang ingin mengenal lebih dekat dengan “buku” nya Arief Yahya ini.

    “Kemenangan itu sesuatu yang direncanakan” ujar AY sapaan akrab Arief Yahya di tengah BookTalk, termasuk menjadi yang terbaik pun perlu direncanakan tambahnya. Lebih Jauh dalam bukunya AY menulis kesuksesan sebuah organisasi bersumber pada dua elemen inti, yaitu spirit dan strategy. Yang pertama menyangkut heart (hati), yang kedua menyangkut head (pikiran). Yang pertama adalah soft aspect dari sebuah organisasi, Yang kedua adalah hard aspect. Yang pertama menyangkut karakter sebagai hasil olah Ruh dan olah Rasa, yang kedua menyangkut kompetensi sebagai hasil dari olah Rasio dan olah Raga.

    PPM BookTalk merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh PPM Manajemen, dengan membahas buku-buku populer PPM Manajemen ingin berbagi wawasan, berdiskusi dan membahas topik-topik hangat terkini. PPM BookTalk dapat menjadi semacam oase bagi para praktisi dan memberikan tawaran solusi atas beragam permasalahan yang ada.  Rif/12/13