http://ppm-manajemen.ac.id/wp-content/themes/ppmCorporate
  • May  2015
    Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
       
      1 2 3
    4 5 6 7 8 9 10
    11 12 13 14 15 16 17
    18 19 20 21 22 23 24
    25 26 27 28 29 30 31
  • PPM School of Management Luncurkan Program Integrasi Dengan Fu Jen University, Taiwan
    Mengawali tahun 2015, PPM School of Management (PPM SoM) kembali melebarkan sayap. Salah satunya dengan membuka program pendidikan bisnis dan manajemen yang bisa disebut program integrasi 3+2. Program integrasi ini merupakan kerja sama antara PPM School of Management dan Fu Jen Catholic University-Taiwan, yakni sebuah program pendidikan terintegrasi untuk meraih gelar Sarjana Manajemen (SM) dan Master of Business Administration (MBA) dalam jangka waktu hanya selama 5 tahun. Mahasiswa yang mengikuti program ini akan menjalani 3 tahun pendidikan Sarjana Manajemen Bisnis di PPM SoM dan 2 tahun pendidikan sarjana manajemen  terintegrasi Master of Business Administration for International Management di Fu Jen Catholic University-Taiwan. Selain menjalani akselerasi pendidikan dua gelar dalam kurun waktu 5 tahun, mahasiswa peserta program juga akan mendapatkan pengalaman pendidikan internasional serta memiliki pengetahuan bisnis dan manajemen yang berkualitas dengan standar dan akreditasi dunia. Program terintegrasi ini dibuka didampingi semangat akan mahasiswa PPM SoM  khususnya mahasiswa program sarjana, memiliki kesempatan yang lebih luas untuk melanjutkan pendidikan mereka pada jenjang master di program pendidikan manajemen yang terakreditasi internasional. Kolaborasi antara dua perguruan tinggi ini, PPM School of Management sebagai institusi manajemen pertama di Indonesia, dan Fu Jen Catholic University penyelenggara program MBA pertama yang terakreditasi AACSB internasional di Taiwan, dipercaya akan menghasilkan sebuah inovasi pendidikan bisnis dan manajemen berkualitas bagi calon eksekutif masa depan. Melalui program integrasi ini, diharapkan PPM SoM semakin menunjukkan eksistensinya sebagai institusi manajemen unggulan di Indonesia dan terpandang di Asia Tenggara. RIF/3/15

    MM PPM Terakreditasi “A” Keempat Kalinya
    Mengawali tahun 2015 ini, ada berita baik datang dari Program MM PPM School of Management (PPM SoM). Untuk keempat kalinya Program MM PPM SoM terakreditasi A secara nasional. Dari 143 Program Studi MM yang ada di Indonesia per Januari 2015 ini, 31 Program MM terakreditasi A dan salah satunya adalah MM PPM SoM. Jadi ini sangat membanggakan. Sebagai informasi, MM PPM SoM terakreditasi A dalam periode tahun 1999-2003; 2004-2008; 2009-2013; dan tahun 2014-2018 (suratnya baru keluar Januari 2015). Apa yang menjadi indikator BAN-PT dalam menilai sebuah prodi? Ada 7 pokok, 100 indikator yang harus dipertanggungjawabkan oleh prodi, serta 44 indikator yang harus dipertanggungjawabkan oleh fakultas atau program pascasarjana. Di Indonesia, per Desember 2014 ada 22.306 program studi, dan baru 18.568 terakreditasi. Dari semua program studi yang terakreditasi, hanya 1.681 yang terakreditasi A. “Terima kasih banyak saya ucapkan pada para alumni yang dalam waktu singkat bersedia hadir di PPM SoM untuk menjadi narasumber yang diwawancara oleh para asesor dari Badan Akreditasi Nasional DIKTI. Tanpa dukungan Ibu dan Bapak, tidak mungkin Program MM PPM SoM kembali terakreditasi A.” ujar Ningky Sasanti Munir sebagai Ketua Program MM PPM SoM. Setelah sepanjang 2013-2014 mempertahankan Akreditasi A, mulai pertengahan tahun 2014 sampai Maret tahun 2016 Program MM PPM SoM sedang dalam proses akreditasi internasional. “Dengan do’a dan dukungan semua pihak, mudah-mudahan tidak terasa beratnya dan sukses meraih Akreditasi Internasional.” tutup Ningky. RIF/1/15

    PPM Accounting Competition 2015: Making accounting more exciting!
    Riuh tepuk tangan pelajar SMA dan mahasiswa program sarjana meramaikan auditorium Gedung B, PPM School of Management pada Kamis (26/3) silam. Keriuhan itu merupakan bagian dari rangkaian acara PPM Accounting Competition yang diadakan oleh Program Sarjana Akuntansi Bisnis (SAB) PPM School of Management. Kompetisi akuntansi yang ditujukan bagi pelajar SMA sederajat di Jakarta dan sekitarnya ini diikuti oleh 17 tim dari beberapa SMA unggulan di Jabodetabek. Tercatat, setidaknya terdapat beberapa SMA unggulan di Jakarta yang berpartisipasi di kompetisi ini seperti SMA Kanisius, SMAK Penabur, SMA Muhammadiyah, SMA Don Bosco, SMA Pelita, SMA PSKD Mandiri, dan SMAK Mater Dei. Selain mengikuti kompetisi, peserta dan guru pendamping juga diajak untuk mengikuti seminar mengenai “Prospek karir lulusan akuntansi di era Masyarakat Ekonomi ASEAN” yang disampaikan oleh Friso Palilingan, anggota Dewan Standar Akuntansi Keuangan (DSAK), Ikatan Akuntan Indonesia. Bahkan, PPM School of Management juga memberikan workshop singkat mengenai manajemen keuangan untuk para guru SMA yang disampaikan oleh Ketua Program Sarjana PPM, Aries Heru Prasetyo. Menurut Ketua Program Studi Akuntansi Bisnis sekaligus penanggung jawab acara, Novy Silvia Dewi, PPM Accounting Competition ini akan menjadi agenda rutin Program Studi Akuntansi Bisnis. Bahkan, Novy menambahkan, PPM Accounting Competition akan diadakan sebanyak dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Maret dan Oktober. “Kita telah merencanakan kegiatan ini dari tahun lalu dan alhamdulillah bisa terlaksana sekarang. Mudah-mudahan, kita bisa menjadikan kegiatan ini sebagai agenda rutin di PPM dan di kompetisi selanjutnya bisa mengundang lebih banyak lagi sekolah yang berpartisipasi,” ujar Novy. Mengangkat tema “making accounting more exciting”, PPM Accounting Competition ini bertujuan untuk lebih mengenalkan ilmu akuntansi kepada pelajar SMA, terutama mengenai Program Studi Akuntansi Bisnis di PPM. Acara yang melibatkan seluruh mahasiswa program SAB sebagai panitia pelaksana ini juga dikemas dalam bentuk lomba yang menarik dan fun khas anak muda. Tidak hanya kompetisi dan seminar, peserta dan undangan juga disuguhi hiburan menarik dari mahasiswa PPM dan juga puluhan hadiah undian seperti handphone, tablet, dan merchandise. Kompetisi yang terdiri dari beberapa babak pertandingan ini berhasil dimenangkan oleh SMA Kanisius sebagai juara pertama dan berhak memperoleh hadiah uang tunai sebesar Rp. 5.000.000 dan beasiswa senilai Rp. 55.000.000. Peringkat kedua diraih oleh SMAK Penabur 1 tim C dengan hadiah uang tunai Rp. 3.500.000 dan beasiswa senilai Rp. 55.000.000. Selanjutnya, peringkat ketiga diraih oleh SMAK Penabur 3 dengan hadiah uang tunai sebesar Rp. 2.000.000 dan beasiswa senilai Rp. 55.000.000. Sedangkan peringkat keempat dan kelima diraih oleh SMAK Penabur 1 tim A dan B, dengan hadiah uang tunai masing-masing sebesar Rp. 1.000.000 dan Rp. 750.000 serta beasiswa senilai Rp. 30.000.000 dan Rp. 25.000.000. NVR/03/15

    PPM The Future Leader 7, Beasiswa Penuh untuk Calon Pemimpin Masa Depan
    Auditorium PPM (11/02/15), Sebagai pelopor pendidikan manajemen di Indonesia, PPM Manajemen selalu berupaya memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan dunia manajemen dan bisnis di Indonesia. Kontribusi positif yang diberikan tidak hanya melalui program konsultansi dan pelatihan manajemen, tetapi juga melalui program pendidikan sarjana dan pasca sarjana manajemen. Sejak tahun 1967 silam, PPM Manajemen telah dipercaya untuk menyelenggarakan program pendidikan magister manajemen bagi anak bangsa. Bahkan PPM Manajemen dikenal sebagai lembaga pertama yang menyelenggarakan program pendidikan magister manajemen di negeri ini. Tentu saja itu menjadi sebuah kebanggaan karena hingga saat ini PPM Manajemen masih tetap konsisten dalam memberikan pendidikan manajemen terbaik bagi bangsa Indonesia. Sebagai wujud kontribusi bagi negara, PPM Manajemen kembali membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk mengikuti program pendidikan pascasarjana (S2) magister manajemen di PPM School of Management (PPM SoM) secara gratis, melalui program beasiswa Prof. A.M. Kadarman program atau biasa dikenal “The Future Leader”. The Future Leader merupakan sebuah inisiatif dari PPM Manajemen untuk meningkatkan sumber daya manusia Indonesia khususnya pada bidang Ilmu Manajemen. Program beasiswa ini sudah berjalan selama enam tahun dan telah menelurkan alumni yang sukses berkiprah di dunia bisnis dan manajemen Indonesia. Tahun ini, The Future Leader kembali hadir untuk kali ketujuh dengan menawarkan 10 paket beasiswa. Para peraih beasiswa program The Future Leader ini memperoleh beasiswa senilai Rp. 109.000.000 per orang. Beasiswa ini meliputi pembebasan biaya perkuliahan selama masa pendidikan (18 bulan), gratis biaya buku dan modul perkuliahan, uang saku sebesar Rp. 1.000.000/bulan selama program pendidikan, dan juga kesempatan berkarir di PPM Manajemen dengan mengikuti program on the job training selama satu tahun. Dan tentu saja akan belajar di PPM SoM demi mengejar gelar MM dengan mengikuti program perkuliahan kelas Wijawiyata Manajemen angkatan 73. Wijawiyata Manajemen itu sendiri merupakan program MM kelas reguler yang dimiliki oleh PPM SoM, disamping program MM non regular yakni kelas MM Eksekutif dan MM Eksekutif Muda. Selama ajang ini berlangsung kompetensi para peserta dikembangkan, baik hard competencies maupun soft competencies mereka, yang meliputi decision making, thinking skill, english skill, management and business knowledge, self confidence, relationship building, passion for growth, team leadership, dan decisivenes. Pada akhirnya PPM SoM berharap melalui ajang ini akan menjaring calon pemimpin bisnis yang berprestasi dan kurang mampu secara ekonomi, khususnya dari daerah-daerah di Indonesia, yang akan dikembangkan melalui program Magister Manajemen  Wijawiyata Manajemen. Berikut adalah Para Peraih Beasiswa AM Kadarman ‘The Future Leader 7’ 1. Alvian Chris Pradana (Institut Teknologi Bandung) 2. Fitria Karlina (Universitas Parahyangan) 3. Maryati (Nanyang Technology University) 4. Yahya Tamrin (Universitas Andalas) 5. Iqbal Fitrah Hanif (Universitas Indonesia) 6. Cicilia Anisa Widyadari (Universitas Parahyangan) 7. Stefania Anggita Nugrawidi (Universitas Indonesia) 8. Antony Hong (The London School of Public Relations) 9. Dwi Putra Apri Setia Nugraha (Universitas Komputer Indonesia) 10. Nur Azizah Fadhilah (Universitas Paramadina) Pada Graduation Night tahun ini TFL 7  mengangkat tema “Appreciating Process Will Take You Far” yang diharapkan mampu memantik emosional yang mendalam dari para peserta dan tamu undangan yang hadir. Sebagai guest speaker RJ LinoDirektur Utama Pelindo II/ IPC memaparkan hal-hal seperti : Mengapresiasi suatu proses; Optimis; Having great passion in whatever we do; Accepting challenges; Not afraid in failure; Leadership, dalam membangun IPC sungguh pelajaran yang sangat berharga untuk disimak. PPM SoM pencetak the future leader of Indonesia! RIF/2/15

    RBM: Individual Attributes of Change Readiness di PT KAI

    Pada 15-16 Desember 2014 yang lalu, Ibu Eva Hotnaidah Saragih berkesempatan mempresentasikan paper hasil penelitiannya di Global Conference on Business & Social Science-2014 di Kuala Lumpur, Malaysia. Penelitian tersebut berjudul "Individual Attributes of Change Readiness: A Case Study at Indonesia State-owned Railway Company" dan saat ini sedang dalam proses publikasi di salah satu jurnal yang terdaftar di Elsevier–Procedia Social and Behavioral Sciences. Sebagai salah bentuk pemanfaatan dari hasil penelitian tersebut adalah dengan berbagi (sharing) dalam program Researchers Bi-Monthly Meeting (RBM) pertama di tahun 2015 ini pada Selasa, 3 Februari 2015  di Ruang 403 Gedung Bina Manajemen B. Dalam RBM, baik pembicara maupun peserta membahas dan berdiskusi mengenai penelitian di PT KAI tsb. Secara ringkas, penelitian ini membahas perilaku kepemimpinan Jonan yang transformasional ditunjukkan melalui 4 pilar transformasi, yakni Improvement in Service Quality, Safety, Comfort, and Timeliness. Kepemimpinan transformasi tersebut dilakukan Jonan dengan cara memberikan contoh nyata/panutan kepada follower-nya (modelling the way). Perilaku ini membuat terbentuknya komitmen terhadap organisasi dan kesiapan karyawan untuk mendukung perubahan di PT KAI. Temuan menarik dari penelitian ini adalah change readiness tidak hanya membutuhkan transformational leadership, tetapi juga transactional leadership. ANK/1/15