Blended Learning Pengadaan Barang dan Jasa

EDI PREMONO

JAKARTA-Selasa (30/7), bertempat di ruang A200, PPE menyelenggarakan Pelatihan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) selama dua hari (30-31/7) di dalam kelas. Sebelumnya dari tanggal 15-24 Juli 2019 sudah dilakukan tahap sosialisasi (15/7) dan pelatihan daring (16-24/7) dimana peserta belajar mandiri. Pelatihan PBJ saat ini berbeda dengan sebelumnya karena metode yang dipakai sekarang adalah blended learning, dimana penggambungan dari belajar daring secara mandiri dan di kelas.

Odoo CMS - a big picture

Latar belakang pemilihan metode blended ini adalah:

• Kebutuhan akan kebutuhan sumber daya manusia PBJ yang memahami regulasi dan pelatihan tersebar di seluruh Indonesia.

•   Efektifitas pelatihan sehingga tak terbatas ruang dan waktu.

•   Efisiensi biaya pelatihan.

•    Inovasi pelatihan yang didukung oleh teknologi.

•    Meningkatkan motivasi belajar mandiri.

Odoo CMS - a big picture

Selain itu berdasarkan atas surat keputusan dari Kepala Pusdiklat LKPP No. 1033/Pusdiklat/01/209 pada tanggal 31 Januari 2019 Mengenai Sosialisasi Layanan Pusdiklat LKPP tahun 2019 yang menyebutkan bahwa Pelatihan PBJ wajib menggunakan metode Blended Learning per 1 Juli 2019. PPM Manajemen sebagai lembaga terakreditasi A oleh LKPP wajib melaksanakan perubahan metode tersebut. Skema pelatihan yang diterapkan adalah  tujuh hari belajar daring, dua hari di kelas dan satu hari untuk ujian.