Sharing Session PEBOSS - Building Corporate Culture

A. PRISAPTA

Digelar di Amphitheater PPM Manajemen, Sharing Session PEBOSS (26/02) mengusung topik “Building Corporate Culture” dengan narasumber Will Scott seorang konsultan budaya organisasi sekaligus pendiri Culture Czars, Chicago USA.


Turut dihadiri oleh Prof. Ir. Bramantyo Djohanputro, Direktur Eksekutif  PPM Manajemen, dr. Hadi Sujono, anggota pengarah PEBOSS, staf profesional, karyawan , mahasiswa/alumni  PPM School of Management, dan relasi PPM Manajemen (Wahana Visi Indonesia, PT. Samudera Indonesia, Tbk., Rumah Sakit Mata Jakarta Eye Center, Habitat for Humanity Indonesia, dan Orang Tua Group).

Lahir di Zambia, Will adalah warga negara naturalisasi AS dan Eropa, ia telah tinggal di enam negara dan melakukan bisnis di lebih dari 50 negara. Will Scott merupakan sosok yang sudah lama berkecimpung dalam bidang budaya organisasi. Hal ini didasari atas ketertarikannya terhadap budaya secara umum.


Sebagai penulis dari “The Culture Fix: Solving C-Suite Problems at the Ground Level with 9 Deeds in 90 Days”, dan pembawa podcast Valued Culture, Will sudah beberapa kali memimpin lokakarya terkait dengan budaya organisasi. Will memperkenalkan proses 9 langkah miliknya untuk membawa organisasi dari sekadar memiliki nilai intinya hingga benar-benar memiliki budaya yang bernilai. 

Menurut Will, penerapan budaya organisasi seringkali tidak turun sampai ke perilaku individu di dalam organisasinya. Sehingga, individu-individu di dalam organisasi tidak mampu menunjukan nilai-nilai luhur yang dijunjung tinggi oleh sebuah organisasi. Seringkali nilai-nilai itu hanya menempel sebagai slogan yang dipajang di dinding, tetapi tidak turun sampai ke perilaku-perilaku individunya. Dengan begitu, Will dalam bukunya, “The Culture Fix: Solving C-Suite Problems at the Ground Level with 9 Deeds in 90 Days”, memberikan 9 langkah atau proses penting untuk  membantu budaya organisasi dapat turun pada perilaku individunya masing-masing.



“It is necessary now to change from core values that are only words that hanging on the wall to value culture. We do it by bringing them alive, make them try, use them to drive performance”, ujar Will Scott.