Demi Diversifikasi Bisnis

ANGGUN PESONA INTAN PUSPITA
Odoo image and text block



Taspen

Business Case Competition

 

PT TASPEN (PERSERO) bekerjasama dengan PPM School of Management menyelenggarakan Taspen Business Case Competition, sebuah ajang kompetisi penyelesaian kasus bisnis yang diperuntukkan bagi karyawan internal PT TASPEN dalam rangka menyambut ulang tahun TASPEN yang ke 55.

 

Kasus yang diangkat adalah ide diversifikasi dan inovasi bisnis PT TASPEN. Rangkaian kegiatan dimulai dari penyusunan paper penyelesaian kasus bisnis pada awal Maret lalu, hingga babak semifinal dan final yang diadakan pada 16 April 2018 di kantor pusat PT TASPEN, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

 

Adapun PPM School of Management sebagai mitra, sudah terlebih dahulu melakukan observasi dan wawancara mendalam kepada jajaran direksi dan key person yang terkait dengan tema kasusnya. Wawancara juga dilakukan terhadap Iqbal Latanro, Direktur Utama PT Taspen. Data-data temuan tersebut kemudian dituliskan menjadi kasus bisnis menggunakan standar Harvard Business Case oleh tim kasus yang terdiri dari dosen dan peneliti PPM School of Management.

 

Acara yang bertujuan untuk meningkatkan business acumen karyawan TASPEN ini diikuti oleh 32 tim yang tersebar di kantor pusat maupun kantor cabang seluruh Indonesia. Kemudian, sebanyak 6 tim lolos ke babak semifinal, dan 3 tim lolos ke babak final.

 

Acara dibuka langsung oleh Iqbal Latanro, Direktur Utama PT TASPEN, disusul oleh Dr. Ningky Sasanti Munir selaku dean PPM School of Management. “Sampai saat ini PT TASPEN mengelola dana pensiun para ASN secara profesional. Ke depannya diharapkan dengan adanya business case competition ini, bisa digunakan sebagai ajang latihan para karyawan dalam meningkatkan sense of business yang bisa berdampak positif pada perusahaan”, ujar Iqbal Latanro. Lebih lanjut, acara semifinal dan final ini ditutup oleh Bagus Rumbogo, selaku Direktur Umum PT Taspen.

 

Dalam babak semifinal, keenam peserta ditantang untuk mempresentasikan ide-ide mereka, dan berdebat dengan sesama peserta. Lalu pada babak final, tiga tim yang terpilih akan melakukan tanya jawab selama 30 menit dengan dewan juri. Dewan juri terdiri dari Andi Ilham Said selaku Kepala Research and Development PPM Manajemen, sekaligus dosen dan peneliti di PPM School of Management, Bramantyo Djohanputro selaku Direktur Eksekutif PPM Manajemen sekaligus dosen dan peneliti di PPM School of Management, dan Mohammad Jufri, selaku Kepala Satuan Pengawasan Internal PT TASPEN.

 

Hasilnya, tim-tim yang masuk menjadi tiga besar adalah Kantor Cabang Cirebon, Kantor Cabang Bogor, dan Divisi Pasar Modal Pasar Uang. (API)