Adu Kebolehan Transformasi Bisnis

ARIF RACHMAN
Odoo image and text block

 

 

Anugerah Manajemen Indonesia 2018

[Ambang] Majalah SWA 06 XXXIV

22 Maret-04 April 2018 p. 4

Era VUCA dan disrupsi benar-benar telah mengubah lanskap bisnis. Kini perusahaan Anda tak bisa lagi hanya mengandakan senjata lama. Produk dan layanan prima yang pernah menjadi kebanggaan, boleh jadi sekarang sudah tumpul. Yang berubah tidak hanya konsumennya, tetapi juga cara pembelian, lokasi pembelian, bahkan hal-hal yang memengaruhi hasrat pembelian pun telah berubah total. Habis sudah jika aset SDM yang kita miliki ternyata juga tidak siap menjawab tantangan baru.

Karena itu, melakukan transformasi bisnis merupakan keharusan. Lebih baik terlambat dan hentikan berwacana jika tidak ingin bisnis perusahaan Anda dilahap arus perubahan. Semua perusahaan dituntut melakukan transformasi apa pun jenis produk dan layanannya. Juga, tak pandang bulu apakah perusahaan Anda berskala besar, menengah, atau kelas UMKM.

Begitu penting dan urgent-nya melakukan perubahan, SWA dan PPM Manajemen bekerjasama menyelenggarakan kompetisi transformasi yang terbuka bagi perusahaan swasta, BUMN, dan BUMD. Selain untuk memberikan apresiasi kepada perusahaan yang telah berhasil dalam melakukan transformasi, kompetisi ini juga akan menghasilkan best practice yang bisa menjadi benchmark bagi perusahaan lain yang sedang menjalankan transformasi. Adapun syarat mengikuti kompetisi ini, perusahaan telah menjalankan transformasi minimal satu tahun dan telah ada hasilnya.

Dalam kompetisi yang diberi tajuk Anugerah Manajemen Indonesia 2018 ini, penilaian dirancang berdasarkan model transformasi yang dikembangkan PPM. Dalam model ini, terdapat semblian faktor pendukung transformasi yang secara garis besar tergabung dalam tiga kelompok, yaitu Strategi, Eksekusi, dan Akselerasi. Penilaian dilakukan terhadap pelakasanaan Sembilan faktor tadi, yang secara keseluruhan akan menghasilkan total skor.

Ada dua tahap penilaian yang dilakukan. Pertama, perusahaan yang berminat mengikuti kompetisi diminta melakukan self assessment terhadap pelaksanaan sembilan faktor di perusahaan masing-masing. Mereka juga diminta mengirimkan dokumen terkait yang mendukung. Kedua, peserta yang memenuhi persyaratan tahap pertama akan diundang untuk memaparkan transformasi perusahaannya di hadapan dewan juri.

Alhamdulillah, seluruh tahapan kompetisi itu telah kami rampungkan. Pada proses penjurian yang berlangsung di Gedung PPM tanggal 6,7, dan 8 Maret lalu, kami menghadirkan 36 finalis untuk memaparkan transformasi perusahaan di hadapan dewan juri. Dan pada 9 Maret, dewan juri telah melakukan pleno untuk menetapkan para pemenangnya. Siapa saja mereka? Mohon sabar menunggu. Hasil kompetisi ini akan kami muat di Majalah ini pada beberapa edisi mendatang. -red