Trik Menangkan Hati Pelanggan dan Unggul dari Kompetitor

FLORA FEBRIANINDYA

Pada suatu akhir pekan, Arya dan sang Istri memiliki sejumlah daftar belanjaan yang perlu dibeli di sebuah toko perlengkapan rumah. Wishlist tersebut berisi produk yang perlu dibeli untuk menciptakan ruang tamu bernuansa shabby chic. Meskipun sudah tahu apa yang mau dicari, namun mereka menghabiskan waktu hampir setengah hari di toko tersebut!

 

Rupanya, Arya dan keluarganya sekaligus cuci mata untuk melihat produk-produk yang dipajang dan ditawarkan. Sambil mengamati dan cari inspirasi plus komparasi harga. Melihat-lihat dekorasi ruang makan, desain dapur, hingga rancangan kamar utama yang lebih lega memberikan kesenangan tersendiri. Sambil sesekali ambil gambar dan selfie di titik-titik instagramable, waktu panjang yang sudah dilewati sebetulnya telah mereka prediksi dan persiapkan. Toko perlengkapan rumah menjadi semacam tempat ‘piknik’ bagi mereka.

 

Lain lagi dengan Sari. Servis kendaraan di bengkel yang sebelumnya terasa bosan dan jenuh berubah jadi menyenangkan. Sambil menunggu mobilnya dicek perbaikan, ia bisa ngopi-ngopi sambil menonton video di laptopnya karena WiFi bengkel yang kencang. Tak perlu takut lapar saat masuk jam makan siang, karena bengkel memberikan layanan free lunch box untuk pelanggan. Ruangan tempatnya menunggu bebas asap rokok dan full AC. Lewat monitor, Sari pun dapat memantau tahapan servis apa yang sedang dilakukan pada mobilnya.

 

Apa yang dirasakan Arya dan Sari merupakan bagian dari desain pengalaman pelanggan yang diciptakan oleh toko perlengkapan rumah dan bengkel tersebut. Customer experience dipikirkan dengan detil, bukan hanya sekedar menampilkan layanan produk ataupun jasa, namun juga memberikan ‘magnet’ lain yang membuat pembeli puas dan dengan senang hati kembali lagi.

 

Pengalaman pelanggan inilah yang sangat perlu untuk didesain dengan baik. Mempertajam delivery produk maupun jasa yang dimiliki, dengan menambah nilai lebih dari sebuah transaksi. Ini sangat perlu untuk dipikirkan lebih matang, karena kompetitor juga terus berlomba untuk meningkatkan pelayanan.

Odoo image and text block

 

PPM Manajemen punya solusi bagi organisasi di Indonesia untuk mengasah kembali desain pengalaman pelanggan di perusahaan masing-masing. Cocok untuk diikuti para pimpinan perusahaan maupun unit kerja yang bersentuhan langsung dengan pelanggan. Disarankan agar pelatihan ini dapat diikuti oleh beberapa perwakilan dari satu organisasi, untuk mendukung proses diskusi dan pembuatan design thinking yang bisa langsung diterapkan di perusahaan.

 

Pelatihan ini bertujuan untuk mengasah kemampuan peserta dalam membuat desain pengalaman pelanggan. Tak hanya materi, peserta juga akan diajak berempati dengan merasakan langsung pengalaman menjadi pelanggan di sebuah organisasi yang terbukti sudah menjalankan konsep design thinking dengan baik. Instruktur yang berpengalaman juga akan memberikan bimbingan dan arahan bagi peserta untuk merancang pengalaman pelanggan dalam suatu rangkaian proses bisnis di perusahaannya.

 

Tunggu apa lagi? Daftarkan perusahaan Anda pada kegiatan Experiential Learning yang menarik ini! (FLO)