Design Thinking yang Jitu dari Ikea Indonesia

FLORA FEBRIANINDYA
Odoo image and text block

 

 

“Here is a simple but powerful rule: always give people more than what they expect to get” Nelson Boswell.

IKEA menjadi salah satu merk yang begitu powerful. Toko retail sukses asal Swedia ini juga disambut antusias ketika membuka gerainya di Indonesia. Antusiasme tersebut bukan berlangsung sesaat, namun tetap konsisten hingga tahun-tahun selanjutnya. Toko ini tetap menjadi acuan referensi mengenai furnitur masa kini, dan gerainya selalu menarik untuk di explore. Membawa misi “to create a better everyday life for the many people”, apa saja yang dilakukan IKEA untuk menjaga daya tariknya?

Jawabannya adalah: konsep design thinking yang tepat. Design thinking diartikan sebagai pengalaman mengesankan dan perasaan ‘WOW’ yang dibawa pulang. Design thinking merupakan wujud dari budaya melayani pelanggan. Efeknya, proses penciptaan ide-ide baru yang diaplikasikan pada layanan sehari-hari pada pelanggan.

IKEA mampu mempertahankan perasaan wow ini dalam benak pelanggan. Perwujudannya beragam, salah satunya dengan memberikan desain toko yang ‘mengalir’ dari konsep satu ke konsep lainnya. Setiap konsep disajikan utuh lengkap dengan usulan tema desain yang fungsional dan sedap dipandang. Produk-produknya juga ditata dengan menarik.

IKEA juga berusaha menciptakan banyak ‘alasan’ yang membuat customer merasa perlu dan ingin datang ke gerainya. Contohnya dengan menghadirkan makanan lezat khas IKEA dengan harga terjangkau. Desain produk yang apik juga mengundang masyarakat untuk datang, meskipun misi-nya adalah melihat-lihat dan hanya cari inspirasi. IKEA juga instagramable, menarik untuk difoto dan diunggah di media sosial. Produk diskon dan ekonomis juga diletakkan di berbagai tempat strategis, yang membuat orang akhirnya membeli beberapa item tambahan diluar dari daftar belanja. IKEA bukan sekedar toko bagi orang yang ingin membeli furnitur. IKEA sudah menjadi tempat wisata menarik untuk mengisi akhir pekan.

Menciptakan pengalaman unik nan mengesankan ini membutuhkan kreativitas dan kemampuan membuat suatu design thinking yang jitu. Re-design pengalaman pelanggan yang menarik mengharuskan kita untuk mampu menuangkan ide-ide kreatif yang terinspirasi dari mana saja. Design thinking membutuhkan pola pikir baru yang lebih tajam dalam konsep memuaskan pelanggan.

Untuk membantu organisasi dalam merancang design thinking yang efektif, PPM Manajemen akan melaksanakan program khusus berjudul ‘Design Thinking: Pola Pikir Baru Meraih Keunggulan Organisasi’ pada tanggal 25 – 26 April 2018. Program ini sangat bermanfaat bagi perusahaan dalam bidang barang dan jasa untuk memberikan pengalaman yang semakin mengesankan pelanggannya.

Program ini dibawakan dengan konsep experiential learning yang memadukan pelatihan dalam kelas, kunjungan langsung ke IKEA Indonesia, juga praktek langsung merancang design thinking yang jitu dan menarik. Khusus untuk kunjungan ke IKEA Indonesia, peserta akan diajak untuk merasakan peran sebagai customer sekaligus games menarik serta sharing session bersama pihak IKEA Indonesia.

Siapa saja yang perlu ikut? Pelatihan ini sangat perlu dihadiri oleh para pimpinan yang bersentuhan langsung dengan pelanggan seperti Customer Service Manager, juga Front Liner Manager. Agar hasilnya semakin optimal, seminar ini sangat baik jika diikuti oleh beberapa perwakilan dari satu organisasi. (FLO)

Kami tunggu perwakilan perusahaan Anda dalam program ini!

Untuk informasi dan pendaftaran, silahkan menghubungi Tajudin/Galuh pada nomor telepon 0212300313 atau Whatsapp 089637344646.

 

Sumber foto: business2community.com