Mari Realisasikan Bisnis Anda

Memulai bisnis atau usaha memang tidak semudah ucapan. Untuk memulai sesuatu yang baru, apapun namanya, memang terasa sulit dan membingungkan.

Text and image block




Oleh : Ciu Heny Meiria M.M.  – Marketing Trainer, Executive Development Program

*Tulisan ini dimuat di Majalah Market+ edisi 78 Mei 2016 p. 22

“Dari tahun lalu sampe sekarang, perasaan ide bisnis loe cuma wacana aja, ayo realisasikan” tukas saya kepada seorang sahabat. Banyak sekali kita temui orang yang sebenarnya memiliki ide bisnis menarik, tetapi berhenti pada ide saja tanpa ada kelanjutan untuk direalisasikan.

Memulai bisnis atau usaha memang tidak semudah ucapan. Memulai sesuatu yang baru, apapun namanya, memang terasa sulit dan membingungkan. Begitupun saat sudah menjalankan bisnis, tidak sedikit pula yang menyerah di tengah jalan karena mengalami kerugian terus-menerus.

Berikut prinsip-prinsip yang diperlukan oleh calon pebisnis agar ide bisnis dapat segera direalisasikan dan bertahan.

  1. Jangan takut gagal. Banyak orang yang tidak merealisasikan ide bisnis karena rasa takut menerjang di pikiran mereka. Rasa takut terbesarnya ialah kegagalan, lalu akan menanggung kerugian. Sejatinya, dalam bisnis hanya ada dua hasil, untung atau rugi. Artinya bisnis apapun yang dijalankan pasti memiliki risiko rugi. Semakin besar risiko yang dihadapi, semakin besar pula peluang untuk meraup keuntungan. Hilangkan rasa takut dalam pikiran dan beranikan diri untuk segera memulai.

  2. Menyusun rencana bisnis yang jelas. Agar risiko yang dihadapi dapat diminimalkan, perlu kalkulasi yang detail di setiap aspek. Kalkulasi dapat berupa menyusun rencana bisnis yang jelas dari segala aspek, yaitu apa saja yang harus dilakukan, kapan melakukannya, siapa saja yang terlibat dalam melakukan rencana, berapa besar biaya dan sumber daya yang dibutuhkan, dan lain sebagainya.

  3. Optimistis. Kata optimistis merupakan sebuah prinsip yang dapat memotivasi kesadaran diri. Dengan optimistis, kita semakin yakin bahwa yang dikerjakan akan berjalan sukses.

  4. Kreatif dan Inovatif. Dua hal tersebut adalah modal penting bagi siapapun yang ingin berbisnis. Seorang pebisnis perlu memiliki kreativitas sehingga mampu berinovasi secara berkelanjutan, sehingga dapat bertahan di pasar yang kompetitif. Kreativitas dapat diasah sehingga jangan khawatir bagi yang merasa dirinya tidak kreatif.

  5. Sabar, ulet dan tekun. Salah satu faktor yang membedakan pebisnis sukses dan pebisnis yang gagal ialah  faktor kesabaran, keuletan dan ketekunan yang dimiliki dalam dirinya. Semua pebisnis pasti pernah merugi saat menjalankan bisnis. Bedanya, pebisnis sukses tidak akan berhenti saat mengalami kerugian. Mereka akan tetap menjalankan bisnis dengan penuh sabar, ulet dan tekun.



Share